Di tengah riuhnya dunia yang terus berubah, ada satu daun yang menyimpan kisah tentang rumah, kebersamaan, dan harapan: daun sang. Tumbuhan ini bukan hanya bagian dari ekosistem hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), tetapi juga bagian dari sejarah hidup masyarakat Dusun V Damar Hitam, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Langkat.

 

Pada era 1970–1990, ketika warga mulai menetap di zona penyangga TNGL, daun sang menjadi sumber daya alam yang paling vital. Ia tumbuh rendah, tersembunyi di balik semak, dengan pelepah berduri yang menjulang seperti pagar alam. Daunnya panjang, hijau tua, dan berbentuk seperti alur seng—ideal untuk atap dan dinding rumah. Di masa itu, hampir seluruh rumah warga dibangun dari daun sang, bukan karena keterbatasan, tetapi karena kearifan.

 

“Rumah kami dulu berdiri di ladang masing-masing, bukan di pemukiman seperti sekarang. Atapnya dari daun sang, dindingnya juga. Kadang kulit kayu,” kenang seorang warga Dusun Damar Hitam yang tidak mau disebut namanya, yang menetap di dusun ini sejak 1979, saat berbincang dengan JWD Mekar Makmur kemarin, 20 Agustus 2025 di pondoknya.

 

Tradisi Sambatan—gotong royong mencari daun sang di hutan—menjadi ritual sosial yang mempererat solidaritas. Belasan orang berkumpul pagi-pagi, sarapan bersama, lalu bermusyawarah menentukan lokasi pencarian. Setelah izin dari petugas Perlindungan, Pengawetan dan Pemanfaatan (PPA) TNGL, mereka menyeberangi Sungai Lepan dan menyusuri hutan selama satu jam. Di sanalah mereka memotong, mengikat, dan memikul daun sang pulang ke dusun.

 

Ada mitos yang menyertai: ikatan daun sang harus ganjil, seperti mengikat jenazah. Bukan sekadar kepercayaan, tapi bentuk penghormatan terhadap alam dan tradisi. Proses pemasangan atap pun dilakukan dengan cermat—pengait dari bambu, penggapitan kawat, dan pemotongan ujung daun agar rapi. Sore hari, rumah baru pun berdiri, bukan hanya sebagai tempat tinggal, tapi sebagai simbol kebersamaan.

 

Namun kini, hutan tempat daun sang tumbuh telah berubah menjadi hamparan perkebunan karet dan sawit. Daun sang perlahan menghilang, terdesak oleh ekspansi yang tak beretika. Untuk menemukan rumpun daun sang, warga harus berjalan berjam-jam ke dalam hutan yang tersisa.

 

“Semoga daun sang yang masih ada bisa kita jaga bersama, agar kelak bisa kita ceritakan kepada anak cucu,” tutur seorang warga lainnya yang tidak mau disebut namanya, penuh harap.

 

Kisah daun sang bukan hanya tentang tumbuhan, tapi tentang manusia yang hidup selaras dengan alam. Ia mengajarkan bahwa harapan bisa tumbuh dari pelepah berduri, dan bahwa rumah sejati adalah tempat di mana tradisi dan alam saling menjaga. (Suparno | JWD Mekar Makmur)

Artikel Terkini

  • Balai Desa Mekar Makmur: Menyulam Pelayanan dengan Kedekatan dan Harapan

    22 September 2025 03:40:56 WIB Administrator
    Balai Desa Mekar Makmur: Menyulam Pelayanan dengan Kedekatan dan Harapan
    Di tengah permukiman penduduk dan jalanan tanah yang menghubungkan rumah-rumah warga Dusun IV Tani Makmur, berdiri sebuah bangunan sederhana, apik dan penuh arti: Balai Desa Mekar Makmur. Seperti dikunjungi JWD Mekar Makmur, kamis 14 Agustus 2025 lalu, di sinilah denyut pelayanan publik berdetak set... ..selengkapnya

  • Hati yang Luka: Lidi, Lagu, dan Keteguhan Seorang Ibu

    22 September 2025 03:39:52 WIB Administrator
    Hati yang Luka: Lidi, Lagu, dan Keteguhan Seorang Ibu
    “Berulang kali aku mencoba untuk selalu mengalah, demi keutuhan kita berdua walau kadang sakit…” Lagu lawas Betaria Sonata mengalun pelan dari handphone milik Paini (49), warga Dusun V Damar Hitam, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat. Sambil mengikuti lirik d... ..selengkapnya

  • Merdeka di Dusun: Tawa, Rasa, dan Persatuan dari Langkat

    29 Agustus 2025 03:54:11 WIB Administrator
    Merdeka di Dusun: Tawa, Rasa, dan Persatuan dari Langkat
    Langkat tak hanya merayakan kemerdekaan dengan bendera dan lagu kebangsaan. Di pelosok-pelosok dusun, semangat 17 Agustus menjelma dalam tawa anak-anak, gotong royong warga, dan aroma masakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dari sekolah dasar hingga lapangan desa, Hari Ulang Tahun Republik I... ..selengkapnya

  • Jama’iyatul Jannah, Juara Marhaban yang Menyatukan Tradisi dan Spirit Islam

    29 Agustus 2025 03:49:31 WIB Administrator
    Jama’iyatul Jannah, Juara Marhaban yang Menyatukan Tradisi dan Spirit Islam
    Di tengah arus modernisasi yang kian deras, sebuah kelompok marhaban dari Dusun IV Tani Makmur, Desa Mekar Makmur, Kec Sei Lepan, Langkat, membuktikan bahwa tradisi Islam tak hanya bisa bertahan, tapi juga bersinar. Kelompok Jama’iyatul Jannah berhasil meraih Juara 1 dalam Festival M... ..selengkapnya

  • Semangat Remaja Sehat dari Dusun Damar Hitam

    29 Agustus 2025 03:47:04 WIB Administrator
    Semangat Remaja Sehat dari Dusun Damar Hitam
    Hanya dengan penerangan dua buah lampu LED 18 Watt, tanpa mengenakan baju dan sepatu, serta menggunakan raket seharga Rp100.000 untuk dua buah, di lapangan beralaskan tanah dan disaksikan oleh lima orang penonton—Ali, Ibnu, Rizky, dan Satria—keempat remaja ini tetap bersemangat bermain b... ..selengkapnya

  • Resah di Damar Hitam: Ketika Gajah Liar Menghantui Malam Petani

    27 Agustus 2025 07:49:42 WIB Administrator
    Resah di Damar Hitam: Ketika Gajah Liar Menghantui Malam Petani
    Serangan gajah liar dari kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) terhadap tanaman kelapa sawit milik petani Dusun V Damar Hitam, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, kini telah melampaui batas kewajaran. Hampir setiap malam, kawanan gajah masuk ke areal perkebunan warga, me... ..selengkapnya

  • Sebahagian Besar Wali Murid SD Mekar Makmur Tidak Setuju 5 Hari Sekolah

    27 Agustus 2025 07:42:11 WIB Administrator
    Sebahagian Besar Wali Murid SD Mekar Makmur Tidak Setuju 5 Hari Sekolah
    Musyawarah sekolah antara yang dihadiri oleh 32 orang perwakilan wali murid dengan 6 orang guru membahas tentang keputusan sekolah 5 hari. Musyawarah diselenggarakan di gedung aula sekolah dan dipimpin langsung oleh Mislan, S.Pd, Kepala Sekolah SD Negeri 056029, Dusun Karya Utama, Mekar Makmur, pada... ..selengkapnya

  • Harimau Sumatera Mangsa Lembu dan Anjing Warga di Langkat

    27 Agustus 2025 07:28:22 WIB Administrator
    Harimau Sumatera Mangsa Lembu dan Anjing Warga di Langkat
    Serangan harimau sumatera kembali terjadi di Dusun Pancasila, Desa Mekar Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Rabu (2/7/2025). Kali ini seekor lembu dan anjing peliharaan warga ditemukan tewas dimangsa satwa dilindungi tersebut. Kedua bangkai hewan ditemukan petugas BKSDA Wilayah II Stabat bersama ... ..selengkapnya

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Mekar Makmur

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung